Roti prata berevolusi dari resep panekuk asli dari Pakistan dan India dan menjadi favorit di Singapura. Roti prata berarti "roti datar" (di Malaysia di kenal dengan nama Roti Canai), namun sebenarnya hidangan ini lebih menyerupai panekuk yang dibuat dari adonan dengan sedikit rasa dan agak manis menjadikannya sangat sedap untuk disantap. Roti Prata menduduki peringkat ke-45 pada jajak pendapat World's 50 most delicious foods (50 Makanan Paling Lezat di Dunia) yang diselengarakan oleh CNN pada tahun 2011 (Sumber: Wikipedia). Pada umumnya Roti Prata disajikan tawar dengan paduan kari atau dhal, tetapi menu lokal ini dapat juga ditampilkan dengan berbagai variasi yang eksentrik, seperti rasa durian, es krim, keju, coklat, pisang dan variasi rasa lainnya.
Kini D' Prataz hadir dengan konsep olahan Roti Prata yang unik pertama di Indonesia, dengan menghadirkan Roti Prata yang lebih tipis tetapi tetap dengan menjaga kelembutan Roti Prata dipadu dengan berbagai variasi rasa yang menggugah selera. D' Prataz membidik segmentasi pasar yang jelas dan menawarkan peluang usaha dengan sistem kemitraan, ditunjang dengan variasi rasa yang cocok dengan lidah orang Indonesia memberikan peluang untuk meraih keuntungan di tengah maraknya bisnis waralaba makanan.
Kini D' Prataz hadir dengan konsep olahan Roti Prata yang unik pertama di Indonesia, dengan menghadirkan Roti Prata yang lebih tipis tetapi tetap dengan menjaga kelembutan Roti Prata dipadu dengan berbagai variasi rasa yang menggugah selera. D' Prataz membidik segmentasi pasar yang jelas dan menawarkan peluang usaha dengan sistem kemitraan, ditunjang dengan variasi rasa yang cocok dengan lidah orang Indonesia memberikan peluang untuk meraih keuntungan di tengah maraknya bisnis waralaba makanan.
Visi D'Prataz
Menjadi bisnis waralaba olahan Roti Prata yang terbesar, menguntungkan dan paling berpengaruh di dunia.
